Friday, January 9, 2009

Tutorial Membuat Tabung Hidrogen

Suber dari:http://yohan.oprekblog.com/2008/07/21/tutorial-membuat-tabung-hidrogen/
Akhirnya setelah nyari-nyari kamera pinjaman buat jepret terkabul juga, sehingga untuk mengisi blog ini jalan terus, orang sekere saya kamera ndak punya, tetapi itu bukan halangan untuk berkreatifitas bukan ? asal ada niat pasti ada jalan, kalo ada jalan berarti ada perempatan eh ada tujuan. Setelah jepret-jepret lalu upload ke hosting photo, banyak kok yang gratisan. Ok … kita mulai saja, dari pada ngomong ngalor ngidul nggak karuan. Ada beberapa komponen yang kita perlukan untuk membuat tabung hidrogen ini.
pipa stainless


---

Pipa stainless steel ini besi dibeli di toko bahan bangunan, jangan di apotik atau warteg. Ukurannya kalo ke toko bangunan 5/8 … pihak toko bangunan akan tahu, tetapi kudu beli dalam satuan 4 meter. Bah ! kita butuhkan pipa stainless steel itu cukup 5 cm saja, kita buat 2 sebagai elemen positif dan negatif. Bagaimana kalo butuh 5 cm x 2 kok kudu beli 4 meter ? itu bukan urusan saya.

Mur - Baut - Ring

bmr

Baut, mur dan ring ini gunanya untuk menyambung dengan pipa stainless steel tadi, tidak usah dilas, diketok pake palu saja dah cukup, usahakan beli baut mur ukuran 13, karena sesuai dengan pipa ukuran 5/8 tadi, contoh pemasangannya seperti apa ? lihatlah gambar di bawah:

Stainless Steel + Baut

murbaut

Gambar di atas antara baut sama pipa tidak dilas, hanya diketok pake palu saja. Nah kalo kita dah bisa memasangkan baut dengan pipa, saatnya kita pasangkan ke dalam botol, contoh botolnya ada lihatlah di sini, silakan pelototi ..

Tabung / Botol

tabung

Pipa yang sudah dipasangi baut tadi kita pasang di dalam botol, lebih jelas lihatl maning di gambar berikut :

Posisi Memasang Stainless Steel

tabung2

Kalo sebelum masang dibagian dalam dikasih ring sama seal tape, trus disekrup dibagian luar, jika perlu dikasih ganjal karet biar ndak bocor, usahakan pake lem power glue dan silikon, jarak antar pipa stainless steel ngikut selera saja, bisa 2 cm, jangan terlalu dekat dan terlalu jauh:

Lem Silikon - Power Glue dan Seal Tape

lem dan st

Hmmm … dah paham belum ? kalo belum paham scroll ke atas lagi. Kalo dah paham kita lanjutkan lagi ke tahap selanjutnya … kalo capek silakan berhenti dulu. Kalo saya mah nggak capek, karena ini sudah menjadi hobby, lagian saya bikin materi blog ini semoga bisa berguna bagi para pembaca, saya ndak mengharapkan apa-apa dari anda semua, kalo anda sudah bisa membuat tolong sebarkan cara membuat tabung ini, jangan melulu dibisnis, orientasinya ke edukasi, sehingga bangsa ini bisa melakukan penghematan BBM, secara tidak langsung pengeluaran uang anda untuk beli BBM bisa berkurang, bisa buat beli susu anak, atau buat beli yang lain dan lebih bermanfaat. Tetapi saya lebih menekankan demi kebaikan mesin, seperti menyempurnakan pembakaran, gas emisi buang kecil, mesin menajdi bersih, busi bersih, suara mesin menjadi halus. Tahap selanjutnya kita mempersiapkan komponen lain, saya menggunakan diode 25 ampere beserta kabel-kabelnya.

Kabel - Jepitan Kabel - Diode

kabel jepitan diode

Saya terbiasa menggunakan diode 25 ampere untuk kendaraan roda dua dari merk honda dan suzuki, untuk mengambil litsrik dari spool, nah diode itu khan terdiri dari 4 kaki. ada tanda + dan -, tanda + dan -, kita kasih kabel sesuai kebutuhan, alangkah baiknya tidak usah disolder tetapi dijepit dengan jepitan kabel sehingga jadi rapi terus ditutup dengan selang polos kecil untuk menghindari kontak langsung antar jepitan jika secara tak sengaja melengkung, lihat kek gambar di atas, kedua kutub + dan - tadi kita sambungkan ke tabung yang sudah kita siapkan tadi dimana ada pipa stainless steel yang sudah disekrup, terserah anda mau ambil mana yang plus dan minus di tabung, bisa sebelah kanan, bisa sebelah kiri … trus masih ada 2 kaki untuk apa ? untuk kedua kaki yang tidak ada tandanya itu berarti anda bebas menentukan mana yang mau dijadikan ground ke chasis/body motor, kalo sebelah kiri anda ambil sebagai ground ke chasis/body motor maka sebelah kanan anda sambungkan dengan kabel spool … bebas menentukan sesuai kehendak hati anda. Jadi semua kaki di diode terpakai semua .

Selang L dan Selang Polos

selang L selang

Kita juga membutuhkan selang L dan selang polos kecil, selang L dipasang di bagian atas tabung, alias tempat untuk mengalirkan hidrogen ke mesin dan selang L satunya kita pasang di motor, nah kedua selang tersebut kita sambungkan lagi dengan selang lain yang tahan panas. Sedang selang polos kita gunakan sebagai pelapis jepitan kabel dan juga berfungsi sebagai selang pernafasan di tabung. lihatlah gambar-gambar dibawah ini yang memperlihatkan di mana kita menempatkan selang L dan selang pernafasan:

pipa stainless

Di atas tutup tabung or botol ada tempat untuk menaruh selang L trus kita sambung dengan selang lain. sedangkan ada tanda panah itu merupakan tempat menaruh selang pernafasan, selang pernafasan di buatn untuk menghindari tekanan balik, karena jika motor kita hidupin dengan “dipancal” kadang akan keluar air sedikit ” cruuutt ” … belum jelas yach ? kalo masih belum jelas bisa lihat diagram skema tentang pengambilan listrik spool beserta diodenya di materi sebelumnya ( Oprek Montore Bang Pirman ), di situ juga diperlihatkan di mana letak selang pernafasan, dan selang pernafasan ini bisa menggunakan sedotan, lebih baik sedotan yang kaku. Dan selang L yang kedua kita taruh di filter or karburator atau selang vacum, ke manipol juga boleh, nempelnya kayak kek gini :

Nempel selang L

Perlu anda ketahui jika anda langsung menuju manipol … eh tunggu apa sih manipol itu ? manipol adalah pipa selang angsa yang terbuat dari logam, nah di manipol itu bisa kita lubangi dan siberi nipel sama sekrup, selang arahkan ke manipol tadi. Ada yang nggak tahu manipol ?

manipol

Selang Ke Manipol /Filter /Karburator / Karet Vacum

selang

Ini contoh selang yang dipergunakan untuk mengalirkan hidrogen ke mesin. Yang terakhir tak kalah penting adalah air, gunakan air murni yang disebut dengan aquades dan juga soda api, merk air yang saya gunakan adalah merk Cleo.

air

Ini bukan maksud untuk promosi air, saya ndak ada hubungannya dengan produsen air yak. Terus soda api atau soda kue kayak apa yak ? Karena kelupaan jepret ya maaf, kalo saya ngambil photo dari web trus saya upload ke photo bucket.

kalium hidroksida

ada banyak istilah yang membingungkan dengan soda api sama soda kue, secara pribadi sih nggak masalah, soalnya ini hanya membantu proses elektrolisis, hasilnya saja yang mungkin berbeda, saya pribadi lebih suka menyebut kalium Hidroksida dari pada protasium hidroksida. Soda kue sendiri sering kali membuat air keruh, tetapi terserah anda saja. Contoh soda kue ada gambarnya.

soda kue

Akhirnya lengkap dah dan bisa kita pasang ke mesin motor. Sementara saya sampai di sni dulu yak .. ntar kapan-kapan kalo sempat materi ini saya update kembali. Akhir kata saya ucapkan terima kasih bagi anda semua. ( Update Blog: setelah mempertimbangkan permintaan seorang pembaca maka untuk mobil saya sertakan diagramnya, semoga membantu )

skema pada motor

Terima Kasih

————–

Kesulitan mencari makalah di sini ? klik dibawah ini :

Peta Blog


selengkapnya...

About V-IXION


Konsep
Realitas sebuah mimpi untuk mempersembahkan motor masa depan yang Performance, Hi-Tech, Stylish, dengan performa yang hebat. Benar – benar sebuah revolusi Desain Baru. Motor mutakhir hasil karya seni teknologi para desainer Yamaha.


Latar belakang Nama
Adalah kombinasi dari 2 (dua) kata, yang masing – masing memiliki makna sama, dengan visi utama Yamaha dalam memproduksi sepeda motor kualitas tinggi dan berteknologi masa depan : Performance, Hi-Tech, Stylish.


VISION :

Sebuah kata dalam bahasa Inggris yang mengandung makna, sesuatu yang harus dicapai dengan kerja keras.


XENON :

Sebuah kata bahasa Yunani yang memiliki makna, sama dengan VISION.


Dari kombinasi 2 (dua) kata tersebut, lahirlah nama VIXION yang secara resmi telah diluncurkan sebagai nama sepeda motor sport Yamaha paling ”Performance, Hi-Tech, Stylish”.

Sepeda motor sport dengan teknologi benar – benar baru untuk membangun dan memperkokoh semangat menjadi :

SEMAKIN DI DEPAN


SPESIFIKASI V-IXION

MESIN
Model : 3C11
Tipe Mesin : Liquid Cooled, 4T, SOHC
Diameter x Langkah : 57 x 58,7 (mm)
Volume Silinder : 149.8 cc
Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1
Sistem Starter : Kick & Electric Starter
Putaran Langsam : 1300 – 1500 rpm
Power : 11.10 kw (14.88 HP) / 8,500 rpm
Torsi : 13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm BAHAN BAKAR
Bahan baker disarankan : Unleaded Gasoline (Premium tanpa timbal)
Kapasitas tangki : 12 Ltr

OLI MESIN
Oli disarankan : SAE 20W40 / SAE 20W50 API SERVICE SJ
Sistem pelumasan : Tipe basah
Jumlah Oli Mesin
- Penggantian berkala (tanpa melepas filter) : 0.95 Ltr
- Penggantian berkala (dengan melepas filter) : 1.00 Ltr
- Penggantian total : 1.15 Ltr

THROTLE BODY
Tipe : AC 28/1
Merk / Buatan : MIKUNI
Cam Chain : Silent Chain / 96
Tensioner : Automatic
Celah Katup
- Masuk : 0.10 ~ 0.14 mm
- Buang : 0.20 ~ 0.24 mm

DIMENSI
Lebar : 705 mm
Tinggi : 1,035 mm
Panjang : 2,000 mm
Tinggi Tempat Duduk : 790 mm
Jarak Sumbu Roda : 1,282 mm
Sudut Caster : 260
Trail : 100 mm
Jarak terendah ke tanah : 167 mm
Berat Bersih : 114 Kg
Berat Kotor (+ cairan) : 125 Kg

FILTER UDARA
Tipe : Tipe Kering

BUSI
Tipe / Buatan : CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)
Gap Busi : 0.7 ~0.8 mm

KELISTRIKAN
Timing pengapian : 100 / 1,400 rpm
Tahanan pick up coil : 248 ~ 372 ohm
Tahanan primary coil : 2.16 ~ 2.64 ohm
Tahanan secondary oil : 8.64 ~ 12.96 ohm
Fuse (Sekring) : 20 Ampere
Bulb (bohlam) lampu depan : 12V 35/35W, 12V 5W (Lampu senja)
Bulb (bohlam) lampu belakang : 12V 5/21W

BATERRY
Tipe : YTZ5S MF BATTERY
Kapasitas : 12V 3.5 Ampere

SUMBER : http://www.yamaha-motor.co.id/

selengkapnya...

Spesifikasi Yamaha V-ixion

http://i95.photobucket.com/albums/l149/r_triatmono/Yamaha/YamahaR152.jpgMESIN
Model : 3C11
Tipe Mesin : Liquid Cooled, 4T, SOHC
Diameter x Langkah : 57 x 58,7 (mm)
Volume Silinder : 149.8 cc
Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1
Sistem Starter : Kick & Electric Starter
Putaran Langsam : 1300 – 1500 rpm
Power : 11.10 kw (14.88 HP) / 8,500 rpm
Torsi : 13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm

selengkapnya...

About This Blog

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP